Monday, February 17, 2014

Liburan Keluarga ke Malaysia & Singapura Juni 2013, Bagian III


Di hari ketiga (28 Juni 2013), kami bersiap-siap untuk pergi ke Legoland. Tiket lego land sendiri telah saya beli 1 bulan yang lalu melalui www.legoland.com.my secara online, saya lupa harga satu tiketnya yang jelas lebih murah daripada beli langsung on the spot (di legoland). Sekitar jam 8 kami bergegas cek out dari hotel dan berjalan menuju JB central (mall dan pusat transportasi untuk ke semua tujuan yang ada di pusat kota johor bahru) yang jaraknya tidak jauh dari hotel kami menginap sekitar 250 meter. JB central adalah terminal tapi berbentuk mall yang sangat modern yang  mengintergrasikan seluruh layanan transportasi public berupa kereta api, bus kota (termasuk bus tujuan singapura), dan taxsi. JB central bukan layaknya seperti terminal yang ada di Indonesia tetapi lebih menyerupai mall. Di JB central terdapat bus untuk menuju Legoland, hello kitty land, dan tujuan lainnya dengan rata-rata tiket bus 2RM per orang. Sesampainya di JB central kami menuju penyewaan loker terlebih dahulu untuk menyimpan tas dan koper yang kami bawa, agar memudahkan kami untuk beraktifitas. Loker yang disewakan di JB central biayanya sama dengan di KL sentral. Loker yang kapasitasnya sama dengan yang kami pakai di KL sentarl sama biayanya yakni 10RM. Karena jam operasional Legoland mulai jam 10.00 sampai dengan jam 7 malam. Maka kami pun memutuskan untuk sarapan dulu di JB central, di sini banyak variant makanan yang ditawarkan dari mulai makanan lokal sampai eropa. Setelah sarapan sekitar jam 9 kurang kami menuju terminal bus kota yang ada di lantai dasar, sesampainya di terminal bus kota kami berubah pikiran dan akhirnya naik taksi saja menuju legoland dengan pertimbangan ingin lebih menikmati kota Johor Bahru, biaya ke legoland dengan taxsi adalah 35RM yang langsung dibayar di loket taksi resmi yang tidak jauh dari terminal bus kota.

























Sekitar jam 3an kami meninggalkan legoland untuk kembali ke JB central, kali ini taxsi yang kami naiki biayanya lebih mahal dari berangkat tadi yakni 50RM sampai JB central.
Kami sampai di JB central kembali sekitar jam 4an dan kemudian langsung mengambil tas dan koper yang disimpan di loker, setelah itu kami berjalan menuju kantor imigrasi JB central yang telah terintegrasi di JB central, kemudian turun ke lantai dasar untuk naik bus SBS no.170 dengan tujuan Queen Street Bus terminal Singapura (biaya tiket 2,2 rm per orang). Setelah naik bus sekitar 15 menit kami pun sampai di kantor imigrasi singapura. Kemudian kami berjalan menuju kantor imigrasi yang ada disana, barang di cek semua termasuk pasport kami. Setelah selesai kami kemudian menuju pemberhentian bus. Untuk menuju bus jangan terlalu tergesa-gesa karena kita diperkenankan naik bus lain asal perusahaan bus yang sama dan nomor bus tujuan yang sama (tiket jangan sampai hilang dan perlihatkan tiket bus nya). Kami pun menaiki bus lain tapi yang sejenis. Setelah sampai di terminal bus Queen Street singapura, kami kemudian naik taxsi menuju Fragrance Emerald Hotel yang berada di Geylang street lor.6.

 



Setelah sampai di hotel sekitar jam 5, kami pun cek in di hotel ini dan istirahat sejenak lalu mandi dan berganti pakaian (sebagai umat muslim jangan lupa sholat ya) dan selanjutnya akan menuju fullertown untuk menikmati singapura river di malam hari. Sekitar jam 6 kami pen menuju daerah fullertown yang tidak jauh dari geylang dengan taxsi. Sesampainya di fullertown kami pun berjalan menuju patung merlion untuk menikmati suasana dan berfoto-foto ria. Setelah itu menuju destinasi lainnya dan juga naik RIVER CRUISE NIGHT ADVENTURE.














Setelah puas di wilayah fullertown, kami pun kemudian pergi ke China Town untuk menikmati dan beli oleh-oleh disana. Setelah itu kami pulang kembali ke hotel di daerah gelang untuk beristirahat, agar besoknya kembali segar untuk melanjutkan rencana utama esok hari yakni Universal Studio Singapura (USS).


                                      





Setelah puas di wilayah fullertown, kami pun kemudian pergi ke China Town untuk menikmati dan beli oleh-oleh disana. Setelah itu kami pulang kembali ke hotel di daerah gelang untuk beristirahat, agar besoknya kembali segar untuk melanjutkan rencana utama esok hari yakni berkeliling kota Singapura. 



Thursday, February 13, 2014

Liburan Keluarga ke Malaysia & Singapura Juni 2013, Bagian II

Esok harinya kamis tanggal 27 Juni 2013 sekitar jam 4 pagi kami bangun untuk bersiap keluar hotel untuk mencari sarapan yang ada di sekitar hotel (tak lupa sebelumnya mandi dan sholat subuh dulu). Sekitar jam 5 lewat kami bergegas pergi mencari sarapan yang ada disekitar hotel kemudian melanjutkan langsung ke batu caves temple dengan berjalan kaki, dari hotel hanya memakan waktu sekitar 15 menit sambil santai menikmati keindahan alam disekitarnya. Seperti diceritakan sebelumnya bahwa hotel kami ternyata sangat dekat dengan lokasi batu caves temple, ini diketahui setelah pagi ini kami berjalan menyusuri trotoar menuju stasion batu caves. Batu caves temple berada persis didepan stasion batu caves dan hotel kami persis berada dibelakang stasion batu caves. Batu caves temple sebenarnya adalah tempat beribadah warga keturunan India beragama Hindu, tetapi juga dijadikan objek wisata yang sangat menarik. Masuk wilayah batu caves temple tidak dipungut biaya sama sekali. Karna kami datangnya pagi sekali maka lokasi masih tidak ramai, hanya ada beberapa orang yang sedang beribadah dan sebagian lagi berolahraga. Batu caves temple sangat mempesona dan menagjubkan dengan goa gunung batu alam yang sangat indah. Untuk mencapainya kami harus menaiki anak tangga yang sangat banyak, cape juga naiknya untung kami membawa minuman didalam ransel yang telah disiapkan sebelumnya. Sesampainya dimulut goa, terbayarlah lelah kami nenaiki tangga, pemandangan yang kami dapati sangat indah dengan goa batu yang dijaga bersih sekali, dari atas gunung batu tersebut kita bisa melihat kota Kuala Lumpur.






Setelah puas menikmati dan foto-foto di batu caves temple, sekitar jam 9 pagi kami bergegas pergi meninggalkan batu caves temple untuk menuju Kuala Lumpur. Kami berjalan menuju Stasion batu caves, kemudian Istri dan anak-anak ku menunggu di stasion sedangkan saya pergi ke hotel terlebih dahulu untuk cek out dan mengambil barang-barang yang ditinggal disan. Sekitar jam 9.20 kami naik KTM Komuter dari stasion batu caves menuju KL sentaral. Sesampainya di KL sentral, kami mencari loker terlebih dahulu untuk menyimpan koper dan barang bawaan lainya agar bisa bebas pergi kemana saja tanpa ada barang bawaan. Kami menyimpan barang bawaan di loker yang banyak disediakan disana dengan harga sewa bervariasi (mami sewa satu loker besar yang dapat menampung koper dan barang lainnya seharga 10RM. Setelah menyimpan barang kami menuju café yang ada di KL sentral untuk beristirahat sejenak. Kami kemudian membeli tiket Rapid KL yang berbentuk koin (saya lupa berapa harga satu tiketnya, hehe). Kemudian kami menuju Twin Tower Petronas dengan menggunakan Rapid KL (adalah kereta cepat yang berupa kereta monorel).



Sesampainya di stasion KLCC sekitar jam 10 kurang, kami berjalan keluar dari stasion, stasion berada dibawah tanah tepat dibawah  Suria Mall KLCC. Begitu keluar kami langsung menuju Twin Tower Petronas untuk berfoto-foto ria, setelah puas berfoto maka kami menuju Suria Mall KLCC untuk menyantap makan siang terlebih dahulu (tentunya juga cuci mata dan belanja oleh-oleh, tepak jidat abis nih duit, haha) sebelum menuju destinasi selanjutnya.






Sekitar Jam 11 kami menuju stasion KLCC yang berada di bawah Mall. Saya membeli tiket  Rapin KL yg berupa koin untuk menuju Pasar Seni, dari KLCC menuju pasar seni memakan waktu sekitar 15 menit saja. Sesampainya di stasion Pasar Seni kami berjalan menuju pasar seni yang tidak jauh dari stasion. Di pasar seni kami membeli beberapa oleh-oleh yang diperlukan (belanja lagi, tepak jidat.com). Ada yang menarik di pasar seni buat anak lelakiku yakni, lego. Ya dia minta dibelikan lego super hero, kami membeli lego sebanyak tiga buah seharga 60RM.




 Setelah puas di pasar seni kami berjalan ke China Town yang berada dekat dengan pasar seni, dan lagi-lagi belanja, tapi hanya sedikit yang kami beli karena sudah cukup oleh-oleh yang kami beli di pasar seni tadi.

Sekitar Jam 1 lebih, kami kembali ke stasiun pasar seni untuk menuju KL Sentral, Kereta monorail hanya memakan waktu tempuh 10 menit menuju KL sentral. Sesampainya di Kl Sentral kami mengambil barang bawaan terlebih dahulu di loker yang telah kami sewa. Setelah itu kami menuju loket tiket KTM Komuter untuk membeli tiket sekitar 1,2RM per-orang dengan tujuan Stasion BTS

Memerlukan waktu sekitar 20 menit menuju stasion BTS. Sesampainya di Stasion BTS kami berjalan menyeberang dari Stasion menuju Terminal bus BTS (Stasion dan Terminal sudah terintegrasi dengan jembatan penyeberangan yang sangat modern. Begitu di terminal, kami kagum melihat terminal bus mereka, terminalnya seperti bandara soekarno hata, tidak tampak seperti terminal bus pada umumnya di Indonesia. Terminalnya sangat bersih sekali. Saya membeli tiket bus dengan tujuan Johor Bahru. Kalau tidak salah waktu itu satu tiket seharga 35RM. Waktu tempuh dari BTS ke Johor Bahru Sekitar 4 jam perjalanan. Kami berangkat sekitar jam 2.30 menuju Johor Bahru.





 Bus yang kami gunakan sangatlah nyaman dengan kursi masing-masing bias digunakan untuk pijat refleksi (setiap kursi dilengkapi dengan vibration sebagai alat pijat, wuih keren). Di sepanjang perjalanan anaklelakiku sibuk merangkai lego superhero nya, dia sepertinya lupa untuk menikmati perjalanan, yang dinikmati adalah merangkai lego superhero.





Perjalanan Bus lancar dengan kecepatan yang stabil di atas jalan tol. Sekitar jam 4.30 kami sampai tujuan yakni Johor Bahru. Kami sampai di terminal Larkin Johor Bahru. Dari terminal kami lanjutkan naik taxsi menuju hotel yang sebulan sebelumnya telah saya booking melalui agooda.com. Hotelnya bernama T-Hotel Johor Bahru, yang berada tepat di sentar kota Johor Bahru. Dari terminal ke hotel memakan waktu sekitar kurang 1 jam karena sore itu jalan raya sedang padat dengan kendaraan. Sekitar jam 5.30 kami sampai di hotel dan langsung cek in. Kemudian istirahat lebih dulu setelah itu mandi dan berganti pakaian.


Sekitar jam 7 malam, kami keluar hotel untuk mencari makan malam, disekitar hotel banyak rumah makan tersedia, dari makanan khas india sampai dengan masakan khas melayu. Dan patut dicatat didaerah ini sangatlah ramai karena persis tepat di jantung kota Johor Bahru. Setelah makan dan jalan-jalan menikmati malamnya kota Johor Bahru, kami kembali ke hotel untuk beristirahat agar besok hari segar kembali untuk menikmati tujuan utama kami di kota ini yakni main di LEGO LAND.


Wednesday, February 12, 2014

Liburan Keluarga ke Malaysia & Singapura Juni 2013, Bagian I

Pada bulan Juni 2013 saya mengajak keluarga untuk liburan ke Malaysia dan Singapura. Ini adalah liburan pertama keluarga kami pergi ke luar negri. Empat bulan sebelumnya saya telah membeli tiket secara online melaluai lionair. Mengenai biayanya pada waktu itu kami sekeluarga mendapat tiket seharga Rp 1.800.000 (per orang Rp. 450.000) one way dari Jakarta ke Kuala Lumpur, sedangkan untuk tiket pulang adalah 368 dolar Singapur (per orang 92 dolar Singapur). Rencana awal yang dibuat adalah sebagai berikut:


Tiba pada hari keberangkatan tanggal 26 Juni 2013, kami sekeluarga berangkat dari Bandung menuju Bandara Cengkareng Tangerang dengan Bus Primajasa pada jam 5 pagi, kebetulan pada waktu itu juga adik saya dan anaknya pulang ke Samarinda dengan pesawat lionair tetapi berbeda jam penerbangan. Adik dan keponakan saya terbang pada jam 9 pagi. Jadi kami berangkat bersama menuju Badara Cengkareng.

Sekitar jam 8 pagi kami tiba di Badara Cengkareng, saya turun terlebih dahulu di Terminal 1A untuk mengantar adik dan keponakan saya  untuk melakukan cek in (kalau tidak diantar ribet, karena membawa Nono yg masih berusia 1 tahun lebih plus barang bawaan, hehehe). Sedangkan Istri dan anak-anak saya langsung ke terminal 2D. Setelah mengantar adik dan keponakan saya cek in, maka giliran saya menyusul Istri dan anak-anak saya ke terminal 2D dengan menaki Sutlle Bus gratis bandara Cengkareng. Kami kemudian cek in di terminal tersebut, kemudian sarapan terlebih dahulu di sebuah kedai tidak jauh dari pintu keberangkatan.



Sekitar jam 11.40 pesawat lionair yang kami tumpangi berangkat menuju Kuala Lumpur, penerbangan menempuh waktu sekitar 2 jam. Pada jam 14.40 waktu setempat ( Kuala Lumpur lebih cepat 1 jam dari waktu Jakarta) kami tiba di bandara KLIA Kuala Lumpur Malaysia. Sesampainya di KLIA kami takjub melihat bandara yang kami jejaki, bandara KLIA sungguh modern berbeda dengan bandara Cengareng yang selama ini kami ketahui. Untuk keluar bandara kami terlebih dahulu menaiki kereta yang telah disediakan di bandara. Setelah sampai di pintu keluar bandara kami mengambil bagasi yang telah menunggu untuk diambil sebelum meninggalkan pintu kedatangan.




Masih di bandara KLIA kami berjalan menuju Terminal Bus yang ada di bandara (di bandara KLIA semua transportasi telah terintegrasi semua, dari terminal pesawat, bus, maupun kereta). Tujuan kami berikutnya adalah KL sentral. Dengan bus yang berangkat setaiap 1 jam sekali dari badara KLIA menuju KL sentral, harga 1 tiket sekitar 10RM per orang.


Sesampainya di KL Sentral (perjalanan menempuh waktu sekitar 1jam lebih) kami berencana langsung ke hotel yang telah saya wilayah Batu Cave. Di KL sentral, sy kembali takjub dengan fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintahnya. Semua transportasi umum terintegrasi dengan fasilitas yang sangat baik.




Kami menuju Batu Caves naik KTM Komuter, KTM Komuter adalah kereta yang sangat modern, dengan kebersihan yang sangat terjaga dengan biaya 1,2RM per orang. Perjalanan dari KL sentral ke stasion Batu Caves sekitar 1 jam.



Sesampainya di stasion Batu Caves kami terkesan melihat Batu Caves Temple yang sangat indah yang berada persis di depan stasion, pada saat itu ada keinginan untuk, tetapi niat itu kami urungkan karena waktu sudah menunjukan jam 5 sore (tetapi masih terang seperti baru jam 3 siang). Kami kemudian menuju ke hotel yang sebelumnya telah saya booking melalui Agooda.com. Saya lihat dipeta Hotel Gombak Star berada tidak jauh dari stasion Batu Caves, ternyata sang sopir sulit menemukan alamatnya (entah berpura-pura agar argo nya menjadi banyak). Setelah keliling mencari alamat hotel akhirnya kami sampai dengan rasa letih. Oh iya biaya taxsi yang kami gunakan yakni 10RM, dan ternyata hotelnya tepat disebelah stasion Batu Caves sekitar 300 meter dibelakang stasion (hahaha, pengalaman yang buruk tapi berkesan).



Setelah cek in di hotel, pemilik hotel adalah orang india dengan receivetionist dapat berbahasa Inggris dengan cukup baik (bahasa Inggris dan Melayu sangat membantu kami agar dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang kami temui), kami sejenak beristirahat di hotel kemudian mandi. Sekitar jam 7an kami keluar hoten untuk berburu kuliner khas daerah setempat untuk makan malam. Tepat diseberang jalan raya hotel kami menginap ada beberapa restoran-restoran yang menjual makanan khas Malaysia, kami masing-masing memesan menu yang berbeda agar bias mencoba makanan satu sama lainnya (hehe, lumayan ngirit tapi semua makanan bisa dirasakan). Setelah itu kami menikmati sejenak keramaian Batu Caves di malam hari dan sekitar jam 9an kami kembali ke hotel (eh..iya..sebelum masuk hotel kami singgah sebentar ke seven eleven untuk membeli minuman dan makanan ringan yang diperlukan).